10 Objek Wisata di Kalimantan, Nuansa Alami di Tanah Borneo

lokasi wisata di kalimantan

Objek wisata di kalimantan. Image: ketahui.com

Objek wisata di kalimantan relatif jarang terdengar. Soal objek tujuan wisata Indonesia memang punya banyak pilihan. Pulau-pulau seperti jawa-sumatera-bali dan mungkin Sulawesi sudah tenar dengan berbagai objek-objek indah yang biasa dikunjungi. Jawa terkenal dengan jajaran candi candinya. Demikian juga Bali terkenal dengan pantai bali yang indah. Apakah Pulau Kalimantan memang tidak ada keindahan di dalamnya?

Padahal dari analisis kebencanaan, Kalimantan adalah pulau yang paling aman. Catatan gempa hampir tidak pernah ada, apa lagi tsunami. Gunung meletus tidak ada di pulau ini. Soal kelestarian alam, Kalimantan mungkin hanya kalah sama Irian. Dengan hutan yang terluas nomor dua di dunia, setelah Amazon Brazil, Kalimantan tentu menyajikan banyak hal yang bisa dikunjungi saat berwisata ke sana.

Objek Wisata di Kalimantan

Atas dasar pemikiran itu, kami mencoba mengumpulkan cerita untuk kemudian kami ceritakan kepada para pembaca, mengenai Objek wisata di kalimantan yang indah yang bisa dikunjungi di Kalimantan. Pada kesempatan ini kami bisa menceritakan  10 tempat-tempat indah yang semestinya bisa di masukkan ke dalam daftar kunjungan objek wisata di Kalimantan, khususnya bagian selatan pulau.

  1. Jembatan Gantung Desa Nateh

Jembatan Gantung Desa Nateh

Jembatan Gantung Desa Nateh. Image: banjarmasin.tribunnews.com

Jembatan Gantung Nateh di buat pada awal tahun 2000 an, namun baru-baru ini jembatan ini menjadi hitz karna banyaknya pengunjung yang sering berfoto dan mengupload foto mereka ke sosial media.

Jika di perhatikan Jembatan Gantung Nateh hanyalah jembatan gantung biasa yang kurang menarik, namun yang membuatnya terlihat menarik adalah panorama deretan bukit-bukit, sungai, dan bebatuan yang ada di sekitarnya. Jika di lihat dari panorama deretan bukit-bukit tanpa mengambil background sungai jembatan ini terlihat seperti jembatan yang sangat tinggi yang membuat anda seperti berjalan di udara.

Apalagi ketika saat  pemandangan berkabut di pagi hari, maka pemandangan benar-benar terlihat ekstrem. Hla itulah yang memebuat jembatan gantung biasa ini berubah menjadi salah satu objek wisata di kalimantan yang dipafotirkan untuk dikunjungi.

Lokasi: Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Rute: Dari Kota Barabai menuju Desa Nateh berjarak sekitar 30-35 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit sampai 1 jam. Jalanan menuju ke desa ini sudah berupa aspal meskipun di beberapa titik banyak jalanan rusak

  1. Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar Terapung Lok Baintan

Pasar Terapung Lok Baintan. Image: rimba.one

Pasar Terapung Lok Baintan merupakan salah satu objek wisata di kalimantanyang dipaforitkan traveler. Pasar tradisional ini unik, karena penjual dan pembeli berada diatas jukung. Barang yng umum ditransaksikan umumnya hasil produksi pertanian. Pasar terapung ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Banjar.

Aktivitas perdagangan dimulai pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 09.30. Pedagangnya didominasi perempuan dengan memakai tutup kepala (tanggui). Mereka menjual berbagai dagangan, seperti sayur-mayur, buah-buahan, kue-kue tradisional, dan lain-lain. Keunikan lain, di lokasi wisata di kalimantan ini masih berlaku sistem barter. Uang bukan merupakan alat transaksi utama di pasar terapung ini.

Umumnya, dagangan yang akan dibarter adalah hasil bumi berupa sayur mayur dan buah-buahan. Besaran dan keberimbangan jumlah hasil barter tergantung kesepakatan antar kedua belah pihak. Jika sepakat, maka masing-masing akan mendapatkan barang sesuai keinginan dan selanjutnya digunakan untuk keperluan pribadi di rumah.

Lokasi: Jalan Sungai Martapura, Desa Sungai Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk, Sungai Tandipah, Sungai Tabuk, Banjar, Kalimantan Selatan.

Jam Operasional: 04.00 – 09.00 (setiap hari)

  1. Goa Batu Hapu

Goa Batu Hapu

Goa Batu Hapu. Image: adira.co.id

Objek wisata di kalimantan yang berupa Goa alam ini mempunyai panorama luar biasa yang mempunyai stalagnit dan stalagmit menghiasi dalam goa. Keindahan Goa ini dapat menggugah rasa akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dalam ciptaan-Nya. Goa ini telah mendapatkan sentuhan perbaikan dan penataan oleh Pemerintah Daerah. Perawatan ini dilakukan karena ada beberapa kerusakan kerusakan yang diakibatkan keserakahan manusia yang hanya mengejar keuntungan ekonomi sesaat tanpa mensyukuri nikmat lainnya yang disediakan oleh alam.

Menurut legenda yang sampai sekarang menjadi mitos masyarakat setempat tentang asal usul terjadinya Goa Batu Hapu ini adalah Raden Penganten. Bleiau dikutuk oleh ibunya, Diang Ingsun, menjadi batu. Selain itu dirinya, pecahan kapalnya juga berubah menjadi gunung dan goa yang ada sekarang ini. GUnung dan goa inilah yang saat ini kita bisa nikmati sebagai salah satu objek wisata di kalimantan.

Tiket Masuk: Rp2.500

Lokasi: Batu Hapu, Hatungun, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Jam Operasional: Setiap hari, 08.00 – 17.00

  1. Goa Liang Tapah

Goa Liang Tapah

Goa Liang Tapah. Image:infopublik.id

Objek wisata di kalimantan ini mempunyai daya tarik tersendiri yang patut dikunjungi bagi mereka yang menyukai keindahan alam. Adapun objek yang ditawarkan yaitu berupa gua yang cukup luas dengan ukiran alam di atas langit-langit goa yaitu batuan stalakmit dan stalaktit. Ukiran stalakmit dan stalaktit ini terlihat cukup indah dan membentuk berbagai macam bentuk yang unik bahkan ada yang menyerupai binatang.

Selain ukiran stalakmit dan stalaktit yang indah di dalam gua juga terdapat sumber mata air yang terlihat sangat menarik, terkena sinar matahari yang masuk kedalam goa sehingga mata air ini telihat hijau dan kadang juga terlihat berwarna biru. Ditempat ini sering dijadikan tempat bersua foto favorit bagi pengunjung.

Di luar goa juga terdapat wahana air yaitu berupa aliran air yang keluar dari mulut goa. Para pengunjung bisa menikmati segarnya air yang keluar langsung dari mulut goa dan tempat ini sangat aman bagi anak-anak untuk berman karena airnya tidak terlalu dalam.

Tiket Masuk: Gratis, retribusi sukarela untuk parkir.

Lokasi: Garagata, Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Jam Operasional: Setiap hari, 08.00 – 17.00

  1. Waduk Riam Kanan

Waduk Riam Kanan

Waduk Riam Kanan. Image: @___widiaaa

Waduk buatan ini pembangunannya memakan waktu selama 10 tahun, dengan membendung 8 sungai yang bersumber dari Pegunungan Meratus. Waduk ini memilki luas 9.730 hektar tersebut. Tujuan utama dibangunnya Waduk Riam Kanan yang diresmikan pada tahun 1973 ini adalah untuk pembangun Pembangkit Listrik Tenaga Air yang akan digunakan untuk menerangi wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

Saat ini lokasi Waduk Riam Kanan yang dikenal sebagai lokasi cagar alam ini, hutannya dirambah oleh penduduk setempat dan pendatang sehingga terancam jebol karena maraknya aktivitas penambangan emas liar dan batu mangan liar.

Pengunjung juga bisa berenang, atau bahkan melakukan snorkeling. Namun penduduk lokal tidak menyediakan alat dan kelengkapan untuk aktivitas tersebut.

Yang menarik dari salah satu objek wisata di kalimantan ini adalah suasana yang menenangkan di danau tersebut. Pemandangannya yang asri juga menambah nilai untuk berwisata di tempat ini.

Tiket Masuk: Gratis, tapi bayar retribusi parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp15.000 untuk mobil.

Lokasi: Tiwingan Lama, Aranio, Banjar, Kalimantan Selatan

  1. Hutan Pinus Mentaos

Hutan Pinus Mentaos.

Hutan Pinus Mentaos. Image: kanalkalimantan.com

Hutan Kota Pinus Mentaos I semacam peneduh dan paru-paru lingkungan di kota tersebut. Pemerintah Kota Banjarbaru mempercantik tampilan Hutan Kota Pinus Mentaos I dan menjadikan wahana wisata pada Mei 2017 lalu.

Sebelumnya, tempat itu sebagai area percontohan budidaya pohon pinus. Lantaran kerap dijadikan tujuan wisata warga untuk melepas penat, pemerintah daerah menyulapnya sebagai destinasi wisata hutan kota, danmenjadi salah satu objek wisata di kalimantan.

Suasana makin semarak dan indah dengan aneka payung tergantung dan layang-layang kupu raksasa yang menempel di pohon. Anda cukup membayar karcis parkir roda dua Rp 3 ribu untuk masuk ke Hutan Kota Pinus Mentaos I.

Bila ingin tiduran sejenak di bawah rimbun pohon pinus, Anda bisa menyewa hammock atau tikar dengan tarif Rp 10 ribu. Selain pohon pinus, ada aneka tumbuh-tumbuhan seperti akasia, durian, angsana, dan beringin.

Lokasi: Jalan Suriansyah Ujung, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan

  1. Rumah Jomblo Banjar Baru

rumah jomblo

Rumah Jomblo. Image: arifharianto.id

Bahannya kayu, sudah tampak usang, lapuk dan ukurannya kecil. Desain arsitekturnya juga biasa saja, layaknya rumah pedesaan pada umumnya. Pintu depan dan belakangnya terbuka, sehingga tampaklah bagian dalamnya. Sekilas bagian dalamnya tampak tak terurus.  Rumah ini hanya bisa dilihat dari bawah dan dari kejauhan.

Pada awalnya, rumah ini bukan didesain untuk menjadi objek wisata di kalimantan. Tidaak ada yang istimewa dari segi penampakannya. Namun rumah ini kerap menarik perhatian warga hingga wisatawan dari luar daerah yang melihatnya. Hal itu dikarenakan posisinya yang dianggap unik dan berbeda sebab menjulang tinggi sendirian di atas gundukan tanah di atas bukit di tengah area perumahan. Sementara di bawahnya ada banyak rumah berbahan semen.

Pemandangan rumah tersebut memang sangat berbeda, kontras sekali dengan perumahan di sekelilingnya sehingga kerap menjadi perhatian pengunjung. Rumah itu beberapa tahun belakangan ini populer di media sosial yang kerap diposting oleh para anak muda pecinta alam di Kalimantan Selatan.

Lokasi: Cempaka, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

  1. Tahura Sultan Adam

Tahura Sultan Adam

Tahura Sultan Adam. Image: explorewisataku

Tempat paling asyik menikmati pemandangan alam adalah dari dataran tinggi. Di Kalimantan Selatan, Taman Hutan Rakyat Sultan Adam di Kabupaten Banjar bisa jadi lokasi untuk menikmati pemandangan dataran tinggi. Dari tempat yang juga dikenal sebagai Tahura Mandiangin ini Anda bisa menikmati perbukitan hijau di wilayah Banjar. Selain itu, dari kejauhan, Anda juga bisa menyaksikan luasnya Waduk Riam Kanan.

Dalam perjalanan menuju objek wisata di kalimantan yang berupa dataran tinggi ini, pengunjung disuguhi beragam tempat yang seru, mulai dari puing bangunan benteng Belanda hingga alam pegunungan dan perbukitan yang asri. Di satu sisi bukit, Anda juga bisa menjumpai penangkaran rusa Sambar. Jika ingin, Anda bisa memberikan hewan-hewan jinak ini makan, atau mungkin juga berfoto.

Tak hanya itu saja, jika datang di waktu dan di tempat yang tepat, Anda juga bisa menyaksikan awan yang bergerak perlahan menutup landskap bumi dari atas. Indah sekali!

Tiket Masuk: Rp5.000 – Rp10.000

Lokasi: Mandi Angin Barat, Karang Intan, Cempaka, Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Jam Operasional: Setiap hari, 24 jam

  1. Pulau Pamalikan

pulau pamalikan

Pulau Pamalikan. Image: jalanwisata.id

Sebenarnya, Pulau Pamalikan bisa dikelola menjadi salahs atu objek wisata di kalimantan yang sekaligus tempat pelestarian penyu. Seperti kita ketahui bersama, Penyu termasuk dalam kelompok binatang dilindungi. Hanya saja, dibutuhkan usaha agar populasi penyu di pulau itu tetap terjaga, ketika berdampingan dengan kegiatan industri pariwisata.

Pulau Pamalikan memang menjadi tempat untuk melihat penyu-penyu. Pantai nya memiliki hamparan pasir putih di sisi timur dan barat pulau. Di pulau ini, ada tempat untuk penyu bertelur dan dipisahkan oleh vegetasi pantai, seperti pandan laut, waru laut, kirinyuh, ketapang, kepuh, dan kangkung laut.

Tak hanya penyu, di vegetasi Pantai Pamalikan kita juga bisa menjumpai beberapa jenis burung, antara lain beragam laut, camar, dan walet laut. Bila berminat berenang atau menyelam, anda pun dapat melihat hamparan terumbu karang di balik jernihnya air laut.

Lokasi: Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan

Rute: Dari Pelabuhan Panjang Kotabaru, dilanjutkan perjalanan laut menggunakan kapal perintis selama 8-12 jam ke Kecamatan Pulau Sembilan, sebelum diteruskan dengan kapal yang lebih kecil ke pulau yang dituju.

  1. Pantai Birahbirahan

Pantai Birahbirahan

Pantai Birahbirahan. Image: @bahas_tama

Pemandangan bawah laut Pulau Birah-birahan juga tak kalah dengan wisata di Pulau Derawan yang ada di Kabupaten Berau. Terumbu karang yang ada di Pulau Birahbirahan ini juga masih sangat terjaga dengan baik karena belum banyak wisatawan yang melakukan penyelaman atau senorkeling di sekitar Pulau Birahbirahan. Ikan yang bewarna warni dan beragam jenis karang hampir bisa kita jumpai disepanjang peraiaran laut Pulau Birahirahan.

Ada banyak faktor yang bisa membuat pantai ini menjadi objek wisata di kalimantan yang diunggulkan. Pulau Birahbirahan juga memiliki pantai yang bersih dan pasirnya berwarna putih. Ombak di pantai di sekitar pulau juga tak terlalu besar sehingga cocok buat berenang dan menikmati kesegaran air lautnya.

Lokasi: Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan

Rute: Dari pusat Kota Baru, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tanjung Lalak, Kecamatan Pulau Laut Selatan selama empat-lima jam, hingga Dermaga Kenyamukan. Perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu nelayan selama delapan jam dengan harga sewa Rp800.000 per perahu dengan kapasitas 25 orang.

 

Add Comment