8 Objek Wisata di Papua, Tanah Perawan di Ufuk Timur

8 Lokasi Wisata di Papua. Tanah Perawan di Ufuk Timur

objek wisata di papua

objek wisata di papua

Objek wisata di Papua mungkin bukan pilihan pertama saat merencanakan wisata untuk mengisi musim liburan. Terbayang berbagai macam kendala yang akan dihadapi saat berwisata di Papua. Mulai dari Kendala biaya transportasi yang mahal, kurangnya akomodasi wisata, harga barang mahal, dan terakhir kurang nya objek wisata yang terkelola dengan baik.

Selama ini kita hanya tahu papua objek wisata di papua hanya raja ampat saja. Dengan kurang nya objek wisata dan jarak yang jauh, wisata ke Papua menjadi mahal dan tidak efektif dalam mengisi liburan panjang.

8 Objek Wisata di Papua

Anggapan soal kurangnya objek wisata di Papua ternyata ITU SALAH. Objek wisata di Papua tidak hanya Raja Ampat. Terdapat sangat banyak objek wisata unik lain saat Wisata di Papua. Berikut ini kami coba menceritakan sebagian kecil saja objek wisata di papua.

Baca juga objek wisata di kalimantan

  1. Pulau Biak

Pantai Yendidori

Pantai Yendidori. Image: triptrus.com

Biak adalah pulau kecil yang terletak di Teluk Cendrawasih dekat sebelah utara pesisir Provinsi Papua, Indonesia. Sebagai salah satu objek wisata di papua, pulau ini memiliki banyak daya tarik alam. Posisi Biak berada di sebelah barat laut Papua Nugini. Biak adalah pulau terbesar di antara rantai kepulauan kecil. Di biak banyak ada peninggalan sisa perang dunia II.

Selain memiliki peninggalan sejarah masa lalu, ternyata juga destinasi wisata Pulau Biak Papua terletak pada lokasi-lokasi yang menarik untuk dikunjungi terutama bagi yang hobby ”diving”.

Di pulau ini ada pantai yang sangat menarik. Pantai Bosnik namanya. Pantai ini terkenal dengan keindahan pemandangan dan hamparan pasir putih sepanjang pantai.  Pantai ini terletak di Biak Timur tepatnya di Desa Woniki. Di pantai ini juga terdapat terumbu karang cantik yang memanjakan mata.  Di sini Anda bisa berenang, snorkeling atau sekedar berjemur. Dari pantai ini kita bisa melihat beberapa pulau di sekitar Pulau Biak.

Di tepi barat kotaterdapat Pantai Yendidori. Pantai ini juga menyimpan banyak panorama yang yang menawan dan sangat cocok dikunjungi. Sebagai slaah satu objek wisata di papua, pulau biak tidak hanya mengandalkan keindahan alam saja.

Bila perjalanan di teruskan lebih ke barat maka akan bertemu dengan sebuah desa yang namanya Desa Adoki. Di sini terdapat tarian tarian suku asli yang tahan api.  Kaki-kaki mereka tidak melepuh walaupun menari di atas bara api.

  1. Danau Sentani

danau sentani

Danau Sentani. Image: wego.co.id

Danau Sentai berada sekitar 30 menit berkendara ke arah barat dari kota Jayapura.

Menjadi salah satu objek wisata di papua yang tersohor, Danau Sentani memiliki banyak keunikan. Salah satu keunikan danau ini adalah memiliki 22 pulau yang tersebar di sekitaran danau. Tak kalah cantik dari Raja Ampat.

Danau seluas 9.360 hektar dan berada di ketinggian 75 mdpl ini mempunyai sumber daya alam yang kaya. Di antaranya adalah 30 spesies ikan air tawar yang hidup di dalam danau ini. Empat dari 30 spesies ini bahkan merupakan spesies endemik yang hanya ada di Sentani.

Keempat spesies tersebut adalah ikan gabus Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) dan hiu gergaji (Pristis microdon).

Di sekitar danau ini terdapat bukit hijau nan asri yang bergelombang, mirip sekali dengan bukit teletubbies dalam serial tv anak. Ada dua cara untuk menikmati keindahan objek wisata di papua ini. Pertama adalah saat wisatawan naik pesawat. Jika duduk di tepi jendela maka secara otomatis akan melihat pemandangan cantik bukit ini. Kedua adalah dengan naik ke ke Tugu Mc Arthur.

  1. Danau Paniai

Danau Paniai

Danau Paniai. Image: merahputih.com

Danau yang bernama Danau Paniai ini secara administratif berada di Distrik Paniai Timur. Posisinya berada di pegunungan tengah di pedalaman Provinsi Papua. Danau Paniai yang kesohor memiliki panorama alam yang rancak, alami, dan terawat dengan baik.

Objek wisata di papua ini memiliki luas mencapai 14.500 hektare memberi cukup ruang kepada wisatawan untuk memilih lokasi yang sesuai dengan keinginannya ketika berekreasi ke danau tersebut. Terdapatnya bebatuan dan pasir di tepian danau, serta dikelilingi oleh tebing-tebing yang lumayan tinggi.

Keunikan panorama alam ini menambah daya tarik objek wisata di papua, Kabupaten Paniai ini. Danau Paniai menyimpan berbagai jenis ikan air tawar. Dengan luas danau sekitar 14.500 hektar kamu akan mudah menemukan belut, ikan nila, mujair, mas, sembilan hitam, dan udang endemik Papua yakni udang selingkuh.

Tanggal 30 November 2007 di India terdapat konferensi Danau Se-Dunia dengan dihadiri 158 negara. Keputusan konferensi itu mengatakan kalau Danau Paniai adalah danau paling indah di dunia.

Terdapat beragam akomodasi yang bisa anda dapatkan ketika berkunjung ke Danau Paniai ini. Fasilitas dasar seperti penginapan, pos penjagaan, pemandu, penyewaan alat pancing hingga warung-warung kecil semuanya tersedia di lokasi ini. Dengan demikian, saat mengunjungi objek wisata di papua ini, Kesulitan tranpostasi akan terbayarkan. Terbayarkan oleh keindahan alam dan akomodasi yang cukup memadai di area danau.

  1. Lembah Baliem

Lembah-Baliem-papua

Lembah Baliem. Image: majalahhortus.com

Lembah Baliem merupakan sebuah lokasi objek wisata di papua yang eksotis. Siapapun yang berkunjung akan terpesona dengan keindahannya. Objek wisata di papua ini sering dijuluki sebagai Grand Baliem Valley oleh turis mancanegara yang sengaja datang berkunjung ke lokasi ini. Menurut informasi warga setempat, dalam sebulan bisa ada 100 hingga 200 turis mancanegara yang mengunjungi salah satu objek wisata di papua ini. Pengunjung biasanya melihat dari dekat bagaimana kehidupan Suku Dani beserta dengan beberapa suku lainnya seperti Yali dan Lani.

Salahsatu sajian terbaik yang bisa anda dapatkan ketika ke Lembah Baliem adalah sebuah festival yang diberi nama Festival Lembah Baliem. Digelar setiap Bulan Agustus sejak 1989 Festival unik ini banyak sekali menampilkan beragam kesenian khas papua. Kegiatan seperti simulasi perang, tari-tarian tradisional, balapan babi dan berbagai hal lainnya yang sangat unik ditampilkan dalam festifal ini.

Saat festifal baliem, adalah  waktu yang tepat untuk mendokumentasikan kesenian adat Papua. Keberadaan festival tahunan yang sangat menarik ini, juga dirancang untuk menambah daya tarik objek wisata di papua ini.

Untuk mengunjungi Lembah Baliem, terlebih dahulu harus mencapai Jayapura sebagai pusat Kota modern di Papua. Dari Jayapura melanjutkan perjalanan dengan penerbangan dari beberapa maskapai penerbangan kecil menuju ke lokasi.

  1. Cagar Alam Wondiwoy

cagar alam wondiwoy

Cagar Alam Wondiwoy. Imag: dictio.id

Terllau sering menikmati wisata pantai kadangemmebuat rasa jenuh juga. Perlu rasanya sesekali menikmati objek wisata di papua yang menampilkan dataran tinggi. Saat rasa jenuh itu datang, berjalan-jalan dengan tenang sambil menikmati pemandangan datran tinggi adalah obatnya.

Cagar Alam Pegunungan Wondiwoy merupakan tempat yang tepat untuk yang menyukai kegiatan berjalan-jalan di alam dan menikmati udara segar. Tidak terlalu jauh dari kota, salah satu objek wisata di papua yang populer ini terletak 5 kilometer dari kota Manokwari. Cagar alam pegunungan Wondiwoy memiliki 147 spesies flora dan fauna

Dari cagar alam, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan teluk Cendrawasih dan Teluk Wandamen yang menakjubkan. Meskipun untuk mencapainya tergolong sulit. Harus menaiki pesawat terbang jenis Cessna untuk sanpai ke tengah cagar alam ini. Tetapi pemandangan dan keberagaman flora dan fauna yang terdapat di dalamnya sebanding dengan perjalanan yang kita tempuh.

Di objek wisata di papua ini terdapat Rumah-rumah tradisional Suku Arfak yang bentuknya unik. Dibangun di atas tiang-tiang penyangga yang sangat banyak sehingga dinamakan rumah seribu kaki. Dindingnya terbuat dari kulit kayu sedangkan atapnya dari daun pandan. Penghuni tiap rumah terdiri dari 4 sampai 5 keluarga.

Dari kota Manokwari, Objek wisata di papua ini dapat dicapai dengan pesawat udara jenis Cessna dan Twin Otter. Waktu perjalnan sekitar 20 menit.

  1. Pantai Patawana

Pantai Patawana

Pantai Patawana. Image: lifestyle.okezone.com

Pantai Patawana terletak di Desa Kotam, Distrik FakFak Timur, Kabupaten FakFak. Untuk mencapai tempat ini, Anda perlu menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer dari pusat kota FakFak yang bisa ditempuh dalam 1 jam.

Pasir putih, pepohonan nyiur yang melambai, dan perairan berwarna biru dan hijau yang terlihat begitu menyejukkan akan Anda saksikan jika menginjakkan kaki di Pantai Patawana di FakFak, Papua Barat.

Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai berair biru ini. Mulai dari berenang, menikmati waktu bersantai di atas pasir, surfing, hingga mengeksplorasi keindahan bawah lautnya.

Melepaskan diri dari belenggu rutinitas yang padat di pantai ini adalah pilihan yang tepat. Sebab, ketenangan sudah pasti Anda dapatkan di pantai yang seolah masih tersembunyi ini.

Waktu terbaik mengunjungi pantai ini adalah pada Agustus hingga Desember. Karena pada bulan tersebut, ombak di Pantai Patawana cukup bagus untuk dinikmati. Terlebih untuk wisatawan yang gemar berselancar.

  1. Pegunungan Arfak

pegunungan arfak

Pegunungan Arfak. Image: p3isip.com

Merupakan titik tertinggi di Papua Barat, dengan tinggi mencapai 2.940 meter di atas permukaan laut (dpl). Dari puncak pegunungan Arfak, kita dapat melihat pemandangan kota Manokwari, dan terkadang pada waktu musim dingin, puncak pegunungan bisa tertutup salju. Meskipun kita bisa ditemani oleh pemandu atau guide, tetapi ada baiknya kita tidak melupakan pantangan saat naik gunung.

Di pegunungan ini juga terdapat dua danau kembar. Menurut cerita penduduk setempat, kedua danau ini terbentuk dari kisah cinta dua orang, yang mengabadikan diri mereka menjadi dua danau. Di masing-masing danau juga konon terdapat naga berjenis kelamin jantan dan betina. Oleh karena itu, berdasarkan cerita mengenai adanya dua ekor naga tersebut, penduduk setempat percaya kalau danau kembar ini juga memiliki jenis kelamin jantan dan betina. Penduduk setempat menamai danau jantan dengan nama Anggi Ginji dan yang betina sebagai Anggi Gita.

Tempat ini pun merupakan langganan turis-turis asing penggila burung. Bahkan, di sini hidup spesies burung pintar (vogelkop bowerbird ) yang sanggup menata rumahnya dengan mengelompokkan benda-benda di dalam hutan  berdasarkan warnanya.

Pegunungan Arfak bahkan menyimpan pesona bukan hanya saat turis telah sampai di destinasi tujuan, melainkan sejak perjalanan. Oleh karena itu, sesungguhnya wisata di Pegunungan Arfak lebih cocok dikembangkan menjadi pariwisata minat khusus, alih-alih pariwisata massal.

  1. Gua Kokas

Gua Kokas

Gua Kokas. Image: traveltodayindonesia.com

Situs Purbakala Kokas adalah situs purbakala yang terdapapat di Kokas, Fakfak Papua Barat. Di tempat ini ditemukan berbagai cap tangan berwarna merah yang terlukis pada dinding-dinding batu di tebing dan gua yang terletak di pinggir laut. Objek wisata arkeologi ini dikenal sebagai situs purbakala Kokas atau oleh masyarakat setempat biasa disebut dengan nama Tapurarang.

Seni cadas atau rock art ini merupakan hasil karya lukisan manusia pada zaman Megalitikum, berusia ribuan tahun yang lalu. Lukisan-lukisan tersebut dibuat sebagai pengingat peristiwa atau simbol-simbol kepercayaan. Lukisan binatang atau Matuto dianggap sebagai pahlawan bagi nenek moyang. Simbolilasi tersebut tak hanya ada di lukisan, hingga saat ini dalam upacara adat simbol binatang tersebut masih dibawa. Telapak tangan berarti penolak bala, pelindung dari kekuatan jahat.

Keunikan yang menambah nuansa mistis situs purbakala Tapurarang di Kokas adalah lukisan gambar telapak tangan manusia di dinding tebing yang terbuat dari bahan-bahan alami dan masih tetap terlihat jelas meski sudah berumur berabad-abad lamanya. Lukisan-lukisan berwarna merah darah pada dinding tebing batu karang dengan ketinggian sekitar 20 meter dari permukaan laut itu tidak hanya menampilkan motif telapak tangan manusia saja, tetapi juga gambar-gambar lain seperti tulang ikan, bentuk ikan, jari tangan manusia, kecoak, kalajengking, dan tengkorak manusia.

 

 

Add Comment