Sejarah Candi Borobudur, Misterius dan Tak Terbayangkan

Sejarah candi borobudur masih menyimpan segudang Misteri. Candi Borobudur terletak di desa Bore-Budur, kecamatan Bore-Budur, kota Magelang. Karena itulah candi itu bernama borobudur. Namun, penamaan candi (bahkan desa) yang sekarang diawali ditulis oleh Raffles, menyesuaikan tata bahasa Inggris.

Sejarah Candi Borobudur memilki banyak misteri yang menyelimutinya

Candi Borobudur. Image: reservasi.com

Simak juga: 10 Candi Menawan di Indonesia

Mungkin anda sudah mengenal candi borobudur yang dijadikan sebagai keajaiban dunia menurut Unesco. Banyak orang di seluruh dunia sudah mengetahui candi borobudur. Namun masih sedikit yang paham soal Sejarah Candi Borobudur.

Anda bisa membayangkan bagaimana gedung 10 lantai (setinggi 42 meter). Padahal, zaman dahulu belum ada alat pembangunan. Zaman sekarang saja, kalau membuat bangunan harus memiliki alat. Pertanyaannya, apakah mereka bisa membuat seperti candiborobudur sekalipun mereka pakar bangunan dan memiliki alat pembangun?

Orang zaman dahulu memang belum bisa membuat gedung pencakar langit, karena kebatasan pengetahuan terbaru. Tetapi, orang zaman sekarang yang sudah mengenal sejarah pengetahuan zaman dahulu seperti pengetahuan membangun candi, apakah bisa membuatnya? Tidak juga.

Isi Stupa Arca Borobudur bisa menjadi sumber untuk mempelajari Sejarah Candi Borobudur

Isi Stupa Borobudur. Image via: tribunnews.com

Sepertinya, orang zaman dahulu dan orang zaman sekarang tidak saling mengenal sebuah ilmu walaupun zaman dahulu berjasa memperkenalkan sebuah karya candi borobudur.

Sejarah Candi Borobudur

Sejarah Candi Borobudur diketahui pada tahun 800 Masehi yakni pada masa wangsa Syailendra di Jawa Tengah (760-830). Dengan peralatan sederhana dalam pembangunan, tidak seperti pembangunan gedung pencakar langit, candi borobudur menghabiskan waktu pembangunan sampai 50 tahun, bahkan menurut Wikipedia sampai sekitar 75-100 tahun untuk merampungkan candi Borobudur.

Hal ini masuk akal. Ketika pemerintahan raja Samaratungga yakni pada tahun 825, candi Borobudur benar-benar dirampungkan sampai selesai yakni pada tahun 850 M.

Selain soal sejarah Candi Borobudur yang menyimpan mesteri, keindahan candi ini juga tidak kalah mempesonanya

Sunset di Borobudur. Image via: lifestyle.sindonews.com

Simak juga: 10 Emak-Emak Super Dalam Sejarah Indonesia

DAlam Sejarah Candi Borobudur, proses Pembangunan ini tidak bisa melacak siapa pembangun atau otak arsitektur pembangunan candi Borobudur. Tentunya, pembangunan semegah candi Borobudur tidak bisa menggunakan teknik yang asal jadi. Pembangunan gedung yang megah, membutuhkan rancangan awal pembangunan oleh sang pemberi pengetahun. Namun, otak utama pembangunan candi belum diketahui.

Candir Borobudur Terlantar dan Tersembunyi

Hal yang masuk akal bila Sejarah Candi Borobudur terlantar dan tersembunyi. Candi ini diapit beberapa gunung yang memang cenderung aktif. Selama berabad-abad, tentu sering terjadi gunung meletus yang mengakibatkan permukaan candi Borobudur tertutupi abu vulkanik.

Tetapi, hal yang paling membuat tertutup adalah tumbuhnya beberapa tanaman dan pohon di area itu sehingga dari jauh mirip sebuah bukit.

Dalam perjalanan Sejarah CAndi Borobudur mengalami beberapa kali pemugaran. Sejak zaman belanda hingga di ZAman republik

Borobudur sebelum pemugaran. Image via: olympics30.com

Konon, karena gunung berapi, masyarakat sekitar meninggalkan candi Borobudur. Hal ini menjadi satu alasan. Apalagi, ada dongeng yang mengisahkan candi Borobudur sebagai tempat kesialan, kemalangan dan penderitaan.

Alasan lain bisa saja karena faktor peralihan keyakinan masyarakat yakni memeluk agama Islam. Pada zaman dahulu, Islam memang tidak menghancurkan tempat-tempat yang dianggap suci agama lain. Namun, karena sudah memeluk ajaran Islam, mereka mulai meninggalkan aktifitasnya.

Penemuan Kembali Borobudur

Dalam bahasa logika orang awam, orang normal, sebagai bukti penghargaan atas usaha, penemuan kembali Sejarah Candi Borobudur bukan dilakukan oleh Raffless. Rafless hanya sebagai orangĀ  yang memiliki jabatan penting, sebagai gubernur, yang menindaklanjuti penemuan bangunan di atas bukit.

relief candi menceritakan kisah dibalik sejarah candi borobudur

Relief Candi. Image: sindonews.com

Simak juga: 8 Agama Asli Nusantara

Apalagi, penemuan itu dilakukan oleh seorang insinyur Belanda bernama Cornelius. Di aberusaha melakukan penleitian atas Sejarah Candi Borobudur. Dalam penggalian di tempat dimana, menurut pemberitaan awal, adanya bangunan di dalam bukit. Cornelius beserta 200 bawahannya melakukan upaya penebangan pohon dan pembersihan hal-hal yang menghalangi sebuah bangunan.

Hasil penemuan itulah, Cornelius melaporkan ke Raffles, termasuk berupa sketsa candi Borobudur. Hal inilah yang membuat Raffles bukan pihak yang berjasa sebagai penemu, melainkan berjasa dalam penyampaikan penemuan ke belajan dunia.

Kalau melihat Sejarah Candi Borobudur, penemuan Borobudur sebenarnya dalam naskah Nagarakretagama karya Mpu Prapanca, sudah menyebutkan bahwa di dalam Budur ada sebuah wihara. Naskah ini dibuat sekitar tahun 1360-an, yakni sebelum penemuan yang dilakukan Rafless, Cornelius dan timnya.

Susunan Bangunan Candi Borobudur

susunan_bangunan_borobudur

Struktur Candi. Image: sindonews.com

  1. Kamadhatu

Dalam dunia ini manusia terikat pada hasrat atau nafsu dan bahkan dikuasai oleh hasrat dan kemauan atau nafsu. Dalam dunia ini digambarkan pada relief yang terdapat di kaki candi asli dimana relief tersebut menggambarkan adegan dari kitab Karmawibangga yaitu naskah yang menggambarkan ajaran sebab akibat,serta perbuatan baik dan jahat.

Deretan relief ini tidak tampak seluruhnya karena tertutup oleh dasar candi yang lebar. Hanya di sisi tenggara tampak relief yang terbuka bagi pengunjung.

  1. Rupadhatu

Sama dengan dunia antara atau dunia rupa, bentuk, wujud. Dalam dunia ini manusia telah meninggalkan segala hasrat atau nafsu tetapi masih terikat pada nama dan rupa, wujud, bentuk. Bagian ini terdapat pada tingkat 1-5 yang berbentuk bujur sangkar.

  1. Arupadhatu

Sama dengan alam atas atau dunia tanpa rupa, wujud, bentuk. Pada tingkat ini manusia telah bebas sama sekali dan telah memutuskan untuk selama-lamanya segala ikatan pada dunia fana. Pada tingkatan ini tidak ada rupa. Bagian ini terdapat pada teras bundar I, II dan III beserta stupa induknya.

Add Comment