Sejarah Candi Prambanan, Dari Roro Jonggrang Hingga Rakai Pikatan

Kalau melihat dari alur sejarah, antara sejarah candi Prambanan dan Candi Borobudur memiliki kesamaan. Hal ini yang menimpulkan pertanyaan, apakah arsitekturnya atau otak pelaku sang pelopor desain sama?

Sejarah candi prambanan yang misterius dan berliku

Candi Prambanan. Image via: maioloo.com

Simak juga: Sejarah Candi Borobudur

Persamaan Sejarah Candi Parambanan dan Candi Borobudur

Walau tentu saja Sejarah candi prambanan dan Sejarah candi Borobudur tidak memiliki cerita yang sama persis. Apalagi mengingat 2 tempat suci ini memiliki jalan religius yang berbeda antara Hindu dan Budha. Namun uniknya, entah kebetulan atau bagaimana, ada persamaan garis cerita dalam sejarah kedua candi besar beda agama ini.

  1. Waktu Pembangunan

Dari sejarah candi prambanan diketahui, antara candi Prambanan untuk umat Hindu hadir seolah sebagai lawan tanding bangunan suci candi Borobudur untuk umat Budha. Bahkan, tahun pembangunan Candi Prambanan dianggap sama dengan candi Borobudur yakni 850 M yakni dibangun pada masa Rakai Pikatan.

Proses pengalihan pembangunan dari pemerintahan awal ke pemerintahan berikutnya pun dianggap memiliki alur yang sama dengan candi Borobudur. Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu adalah pihak yang meneruskan sampai selesai pembangunan candi Prambanan.

sejarah candi prambanan zaman modern dimulais ekitar tahuan 1800 an saat penemuankembali oleh kolonial inggris

Candi prambanan saat belum pemugaran. Image via: ugm.ac.id

  1. Proses Penelantaran

Proses penelantaran candi Prambanan dengan Borobudur pun dianggap memilki jalan cerita yang sama. Yakni karena terjadi musibah debu vulkani akibat gunung berapi di area candi.

  1. Sang Penyelamat yang Sama

Muncul sosok yang seolah “berjasa” dalam menemukan dan melestarikan kedua candi yakni pada masa pemerintahan Belanda lewat Sir Thomas Stamford Raffles. Mengapa demikian? Entahlah.

Namun disini, tetap akan menjelaskan sejarah spesifik pembangunan candi Prambanan.Pembahasan ini disertai legenda-legenda yang terkenal dengan istilah Roro Jonggrang yang melekat pada sejarah candi Prambanan.

Sejarah Candi Prambanan Berdasarkan Legenda Roro Jonggrang

Pembahasan legenda Roro Jonggrang atas sejarah candi prambanan lebih bersifat mitos, rekayasa karena melibatkan jin atau makhluk halus. Hal ini justru mengkerdilkan kekayaan kebudayaan manusia zaman dahulu.

Legenda Loro Jongrang dipergunakan utnuk menjelaskans ejaran candi prambanan yang penuh misteri itu

Legenda Loro Jongrang. Image via: rumahulin.com

Simak juga: 8 Agama Asli Nusantara

Apalagi, orang hindu cenderung tidak mengenal istilah “jin”.Mungkin, ada dua hal yang membuat legenda Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso itu hadir di tengah masyarakat: pertama, sengaja membuat karya cerita-cerita hayalan seputar Candi Prambanan. Kedua ketidaktahuan penggagas candi Prambanan yang akhirnya membuat cerita khayalan.

Menurut legenda sejarah candi prambanan, Bandung Bondowoso ingin melamar Roro Jonggrang. Namun, Roro Jonggrang memberi syarat untuk membuatkan 1000 candi dan sumur jalatunda. Hal yang tidak diketahui Bandung Bondowoso adalah ternyata sumur jalatunda untuk mengubur Bandung Bondowoso.

Saat pembangunan candi hampir selesai, Roro Jonggrang memiliki inisiatif membangunkan ayam di malam hari. Tindakan itu bertujuan agar para jin kabur karena mengira sudah datang pagi.

Bangunan candi berhasil dibangun 999 namun gagal di langkah 1 candi. Akhirnya, Bandung Bondowoso murka sampai mengutuk Roro Jonggrang. Alhasil, Roro Jonggrang menjadi candi dan menjadi candi yang ke-1000.

Arca Rorojongrang yang dikatakan terliat dalam sejarah candi prambanan

Arca roro jongrang. Image via: dreamstime.com

Soal Nama Candi Prambanan

Penamaan candi biasanya memiliki makna filosofis tersendiri. Berawal dari penamaan sebuah desa. Pada awalnya, nama desa yang memiliki candi ini bukan Prambanan. Hal ini bisa terjadi karena dua hal: berasal dari perubahan dialek lidah orang jawa yang berawal dari kata Brahman atau Brahman Agung; dan berasal dari kata “Mban” yang memiliki makna memikul tugas.

Apapun itu, desa yang memiliki candi sudah dikenal dengan Prambanan. Entah, karena faktor candi sehingga nama desa disebut Prambanan atau karena faktor nama desa sehingga candi diberi nama candi Prambanan.

Kompleks candi ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta dan kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Struktur Candi Prambanan

3 Candi trimurti berhadapan dengan 3 candi wahana.

3 Candi trimurti berhadapan dengan 3 candi wahana. Image via: nesabamedia.com

Simak juga: 10 Candi kuno yang Luar biasa

Kompleks bangunan Candi Prambanan terdiri dari:

  • 3 Candi Trimurti : Candi Siwa, Wisnu, Brahma
  • 3 Candi Wahana : Candi Nandi, Garuda, Angsa
  • 2 Candi Apit : berada di barisan candi-candi Trimurti dan Wahana.
  • 4 Candi Kelir : terletak di empat penjuru mata angin
  • 4 Candi Patok : terletak di 4 sudut halaman dalam.
  • 224 candi perwara : tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dan barisan terdalam hingga terluar : 44, 52, 60 dan 68.

Dari segi keseluruhan bangunan candi Prambanan, candi ini terpisah-pisang dan bentuknya langsing-langsing. Menurut informasi, jenis arsiteknya adalah jenis Hindu kuno yang disebut vasera. Arsitektur vasera sendiri adalah kombinasi bentuk asli dan dua fitur gaya yakni Dravida dari India Selaran dan Nagara dari India Utara.

Sejarah CAndi prambanan sempat mengalami masa penelantaran sekitar 900 tahunan

Tahun 1800, Candi yang terlantar. Image via: hipwee.com

Keruntuhan dan Penelantaran Candi Prambanan

Dalam perjalanan waktu, sejarah candi prambanan soal keruntuhannya tidak sepenuhnyaakibat gempa bumi pada abad 16. Masih ada bangunan yang memang kokoh. Namun sayangnya, gempa bumi tidak hanya ada di abad 16. Pada tahun 2016 atau abad ke-20 pun terjadi gempa yang meruntuhkan candi perambanan.

Mengapa demikian? Kondisi bangunan candi yang memang tidak saling menyatu untuk memperkuat. Tetapi, bila candi Prambanan yang berumur berabad-abad ini masih kokoh sampai sekarang, ini memandakan kondisi perekatnya yang kuat dari serangan alam.

Tidak hanya faktor keruntuhan akibat bencana alam yang membuat pemeluk Hindu meninggalkan candi Perambanan. Berikut penyimpulan untuk menjelaskan keruntungan dan penelantaran candi Perambanan.

  1. Letusan Gunung Merapi di sebelah utara candi. Hal ini yang membuat kerajaan Mataram bergeser ke Jawa Timur.
  2. Pemberontakan besar di pihak intern.
  3. Mpu Sendok memindahkan pusat pemerintahan pada tahun 930M yang pada akhirnya membangun Dinasti Isyana.
  4. Gempa bumi yang terjadi pada abad ke-16.

Dalam perjalanan sejarah candi prambanan, mulai soal keruntuhan dan penelantaran, nyaris tidak ada yang dikarenakan faktor perpindahan keyakinan masyarakat Hindu. Namun, dugaan ini belum tentu benar.

Add Comment